Strategi pemasaran era digital oleh Coach Yohanes G. Pauly

Bisnis Terkena Dampak Krisis? 3 Strategi Pemasaran Era Digital ini Bisa Selamatkan Bisnis Anda!

Strategi pemasaran era digital merupakan salah satu strategi tepat yang bisa digunakan oleh pebisnis untuk menyelamatkan bisnis di masa krisis. Namun jangan salah, tidak semua strategi bisa digunakan! Simak strategi pemasaran era digital yang wajib diketahui pebisnis agar customer antri!

Perubahan seiring krisis

Masa krisis mau tak mau memaksa pebisnis untuk beradaptasi dan menyesuaikan dengan kebutuhan calon customer. Tentunya pebisnis tidak bisa membuat strategi yang berlawanan dengan kebutuhan dan selera calon customer.

Salah satu dampak masa krisis adalah berubahnya strategi bisnis menjadi strategi pemasaran era digital.

Perubahan ini tak semata hanya karena perkembangan digital teknologi semata, namun karena bertujuan untuk menangkap dan seirama dengan perubahan perilaku customer.

Strategi pemasaran era digital memiliki beberapa kelebihan dibandingkan pemasaran offline, seperti mudah diakses, tidak memiliki batasan waktu dan menjangkau siapa saja dan dimana saja.

Kelebihan yang dijanjikan membuat banyak pebisnis yang mencoba peruntungan bisnis dengan menggunakan strategi pemasaran era digital dengan harapan customer akan antri di bisnis meski di masa krisis.

Namun walaupun memiliki banyak kelebihan dibandingkan pemasaran offline, bukan berarti pemasaran digital lebih mudah. Pemasaran era digital sama sulitnya dengan pemasaran offline bahkan bisa dibilang lebih kompleks karena harus berhubungan dengan robot ataupun algoritma yang tidak dipahami pebisnis.

3 dasar strategi pemasaran era digital

strategi pemasaran era digital
3 dasar strategi pemasaran era digital yang harus dipahami oleh pebisnis

Tak hanya offline, strategi pemasaran era digital pun juga membutuhkan perencanaan yang matang, detail, dan cermat. Jika pebisnis teledor, strategi yang dibuat tidak akan berjalan maksimal dan malah membuat pebisnis rugi.

World’s Top Certified Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly bahwa ada 3 dasar strategi pemasaran era digital yang harus dipahami oleh pebisnis:

Specific WHO

Banyak pebisnis yang fokus ke how atau bagaimana agar strategi pemasaran bisa berjalan. Padahal pertanyaan pertama yang harusnya dipikirkan saat membuat strategi adalah siapa yang akan menjadi sasaran utama yang akan membeli produk atau jasa.

Kesalahan terbesar pebisnis saat ditanya siapa yang paling memungkinkan untuk membeli produk atau jasa mereka, maka jawabannya adalah semuanya, dengan alasan bahwa semua orang bisa akses bisnis mereka.

Padahal tanpa pebisnis sadari mereka sedang berada dalam langkah awal kegagalan dalam menjalankan strategi pemasaran tidak menentukan specific WHO.

Coach Yohanes G. Pauly mengibaratkan target spesifik atau specific WHO dengan menembak burung yang terbang dengan peluru terbatas. Tentunya dengan peluru terbatas tidak semua burung akan ditembak.

Terlebih lagi ada banyak kompetitor yang juga ingin menembak burung yang sebenarnya adalah burung yang diinginkan oleh pebisnis tapi pebisnis tersebut tidak menyadarinya dan si pebisnis malah menembak burung yang salah.

“Ibaratkan menembak burung, begitu juga dengan specific who saat melakukan strategi pemasaran era digital. Jangan karena semua orang bisa mengakses maka semua orang adalah target Anda. Tentukan siapa spesifiknya, ingat kegagalan menentukan specific who adalah kegagalan awal strategi pemasaran Anda.” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Relevant WHERE

Coach Yohanes G Pauly-strategi pemasaran era digital
Pebisnis harus tahu dimana calon customer biasa berkumpul

Setelah mendapatkan who yang spesifik, langkah berikutnya yaitu where. Jika sudah mendapatkan sasaran orang yang mungkin akan membeli di bisnis, maka tentukan dimana biasanya mereka berada.

Ibaratkan seperti menembak burung tadi, pebisnis sudah tahu jenis burung yang akan ditembak, bisa jadi jenis burung tersebut paling banyak ditemui di pohon X. Bila menembakkan peluru ke pohon tersebut, kemungkinan lebih banyak burung yang kena peluru.

“Kan kita sudah dapat target calon pembeli tertentu, selanjutnya kita harus tentukan dimana tempat yang paling banyak kita temui target pembeli tersebut. Sosial media apa yang lebih sering mereka gunakan? E-commerce apa yang lebih banyak mereka gunakan? Aplikasi apa yang paling favorit jika mau pesan makanan?” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Baca juga:

Beyond WHAT

Pebisnis harus menjual beyond what dengan menciptakan persepsi yang baik atas produk atau jasa dimata calon customer dan customer

Coach Yohanes G. Pauly yang juga Founder dan Master Coach di GRATYO® Practical Business Coaching menjelaskan bahwa dalam pemasaran digital tidak cukup hanya dengan menjual produk atau barang yang bagus saja.

Pebisnis harus menjual beyond what dengan menciptakan persepsi yang baik atas produk atau jasa dimata calon customer dan customer.

“Mulai dari harga Rp 100.000 bahkan lebih murah sudah bisa membeli jam tangan kan ya? Lalu kenapa ada jam tangan yang harganya bisa ratusan juta hingga miliaran padahal fungsinya sama dengan jam tangan Rp 100.000?” ujar Coach Yohanes G. Pauly.

Jawabannya adalah karena yang ditonjolkan bukan functional benefit melainkan emotional benefit yang menjual ke sisi emosional dan menyentuh hati customer.

Jam tangan seharga ratusan juta itu bisa bicara mengenai persepsi tentang nilai dan gaya hidup, sejarah, identitas diri atau kepribadian. Makanya harganya bisa jauh lebih tinggi daripada jam tangan yang hanya menjual functional benefit.” tutup Coach Yohanes G. Pauly.

Jika pebisnis ingin bisnis bisa diantri customer tanpa perang harga dengan kompetitor maka pebisnis haruslah cerdas dan cermat dalam menyusun pemasaran era digital.

Bagaimana bisnis bisa diantri customer jika dasar strategi pemasaran era digital saja tidak tahu?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *