Anda Terjebak Kesalahan Fatal Strategi Pemasaran Online?

Strategi pemasaran online sangat efektif untuk mendatangkan customer ke bisnis. Namun tahukah Anda bahwa dibalik iming kesuksesan pemasaran online, banyak pebisnis yang melakukan kesalahan sehingga bukannya untung malah merugi. Apa saja kesalahan tersebut?

Iming-Iming Kesuksesan Strategi Pemasaran Online

Berkembangnya teknologi dan kemudahan akses internet berdampak besar pada pergeseran selera dan perilaku customer. Customer yang dulunya lebih sering belanja secara offline mulai beralih belanja melalui platform online yang lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun.

Platform yang bisa digunakan untuk menarik customer belanja secara online seperti official website, e-commerce, aplikasi resmi dan media sosial.

Tak heran banyak pebisnis yang banting stir menjadi strategi pemasaran online. Strategi pemasaran online seperti iklan memiliki cakupan sebaran orang lebih banyak, akses waktu tanpa batas dan wilayah yang tak terbatas.

Iklan dan strategi pemasaran online lainnya yang dibuat dengan research mendalam, perencanaan matang dan eksekusi sempurna merupakan sebuah jaminan untuk menarik calon customer datang ke bisnis dan membeli barang di bisnis.

Namun strategi yang dibuat asal-asalan tanpa ada perencanaan matang dan eksekusi apa adanya hanya akan memberikan kerugian ril dan materil bagi pebisnis.

Akan sangat disayangkan saat pebisnis sudah investasi waktu, energi dan finansial namun hasilnya sia-sia karena pebisnis tidak mengetahui kesalahan yang harus dihindari saat membuat iklan dan strategi pemasaran online lainnya.

Kesalahan fatal dalam strategi pemasaran online

Business plan oleh Coach Yohanes G. Pauly
3 kesalahan fatal yang dilakukan oleh pebisnis saat melakukan iklan dan strategi pemasaran online

Peringkat No 1 Business Coach di Tingkat Dunia, Coach Yohanes G. Pauly, menjelaskan setidaknya ada 3 kesalahan fatal yang dilakukan oleh pebisnis saat melakukan iklan dan strategi pemasaran online:

Menguasai keyword yang salah

Beralihnya perilaku customer dengan lebih tertarik untuk melakukan pembelian secara online dibandingkan offline membuat pebisnis berlomba-lomba untuk membuat strategi pemasaran online seperti iklan.

Mayoritasnya saat membuat strategi pemasaran online seperti iklan, pebisnis berasumsi bahwa yang penting bisnisnya ada di internet, yang penting sudah punya website dan hadir di e-commerce atau aplikasi belanja online lainnya.

Namun sebenarnya inilah kesalahan besar yang dilakukan oleh pebisnis. Pebisnis tidak memperhatikan keyword apa yang sering digunakan oleh customer saat akan berbelanja.

“Akibat fatalnya adalah produk yang dijual tidak ada di halaman satu mesin pencari sehingga produk tidak akan pernah dibeli oleh calon customer.” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Coach Yohanes G. Pauly menjelaskan kesalahan fatal lainnya yang menyebabkan produk tidak tampil saat dicari calon customer adalah karena menggunakan keyword yang tidak relevan dan sering dicari oleh calon customer.

Logikanya, bagaimana bisnis bisa tampil saat dicari calon customer jika menggunakan keyword yang tidak relevan dengan yang dicari calon customer? Contohnya adalah produsen sepatu kerja pria dengan merek GOGO Shoes, lalu Anda pikir anda harus kuasai keywords “GOGO Shoes dan Sepatu GOGO”.

Menurut Anda berapa banyak orang di dunia yang akan ketik keyword “GOGO Shoes dan Sepatu GOGO” dibandingkan dengan keyword “Sepatu kerja pria bagus Indonesia” di search engine atau mesin pencari seperti Google?

Website tidak disukai robot pencarian (search engine algorithm)

Coach Yohanes G Pauly-strategi pemasaran online
Salah satu faktor agar website disukai robot pencarian adalah memiliki durasi loading yang singkat

Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pebisnis adalah agar website tersebut disukai robot pencarian.

Saat membuat strategi, website haruslah friendly atau bersahabat dengan robot pencarian agar disaat calon customer memasukkan keyword yang diinginkan, website bisa tampil di halaman pertama pencarian.

Coach Yohanes G. Pauly yang juga Founder dan Master Coach di GRATYO® Practical Business Coaching menjelaskan salah satu faktor agar website disukai robot pencarian adalah memiliki durasi loading yang singkat.

“Jangan sampai saat Anda sudah menguasai keyword yang sering digunakan oleh calon customer, tapi karena website Anda loading nya lama sekali, robot pencarian malah tidak menempatkan website Anda di halaman pertama. Customer juga pasti kesal dong ya mau buka website saja loadingnya lama. ” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Baca juga:

Malas update website

Kontinuitas dalam memperbarui konten di website agar konten website tetap fresh dan disukai robot pencarian

Strategi secara online yang penting dilakukan adalah kontinuitas dalam memperbarui konten di website agar performa website tetap bagus.

Sayangnya banyak pebisnis yang malas untuk memperbarui konten di website karena menganggap tidak penting dan buang-buang waktu saja. Padahal sebenarnya kontinuitas dalam memperbarui konten di website agar konten website tetap fresh dan disukai robot pencarian.

Banyak pebisnis yang menilai bahwa strategi online hanyalah sebatas hadir di dunia internet dan otomatis calon customer akan datang membeli di bisnis. Padahal pada dasarnya dibutuhkan kepekaan, kejelian, dan kreativitas yang tinggi untuk menarik customer ke bisnis.

Pebisnis yang berhasil membuat strategi pemasaran online sesuai dengan “tuntutan” customer dan menghindari 3 kesalahan fatal lebih besar kemungkinannya akan diantri oleh customer.

Pertanyaannya, sudah loloskah strategi yang Anda lakukan dari 3 kesalahan fatal ini? Atau malahan Anda melakukan 3 kesalahan fatal dalam strategi pemasaran online?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *